Pangkalpinang, Buminews.id – Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melakukan penandatanganan nota kesepakatan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Kamis (24/7/2025).
Dalam kegiatan dihadiri langsung oleh Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti dan Gubernur Provinsi Bangka Belitung Hidayat Arsani.
Hidayat Arsani mengatakan peran penting BPS akan menggerahkan seluruh stackholder dan OPD untuk bersinergi dalam meningkatkan ekonomi.”Pengaruh data dari BPS sangat penting, karena kita tidak bisa meraba-raba karena data ini sudah akurat.
Kita dulu dibawah 1 persen, tapi sekarang sudah 4,6 persen, data ini sudah betul-betul akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujar Hidayat Arsani.
Hidayat Arsani optimis melalui sinergitas, mampu mengoptimalkan sejumlah potensi yang ada di Negeri Serumpun Sebalai.
“Saat ini kota 4,6 persen nanti 2029 target 8 persen, makanya dari sekarang kita harus merangkak dengan memanfaatkan sumber daya alamnya dan pemangkasan birokrasi. Tidak ada isitilah kita tidur dan kita belum maksimal, maka membangun negeri ini harus ada kekompakan. Mudah-mudahan dengan BPS, bisa kita tingkatkan lagi,” jelasnya.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengapresiasi langkah strategis bersama Pemprov Bangka Belitung, dalam berkolaborasi menyediakan data yang berkualitas dan akurat.
“Data-data juga harus terkumpul dengan baik, kolaborasi dengan pemerintah itu penting. Apalagi di 2026 kita akan menyelenggarakan sensus ekonomi, yakni bagaimana kita memotret secara utuh struktur usaha di seluruh Indonesia termasuk di Bangka Belitung,” tutur Amalia.

















